Monday, August 12, 2013

Cerita Motivasi: Sukses itu Perlu Perjuangan.

Setelah memutuskan untuk serius di bisnis Oriflame ini, banyak hal yang aku pelajari. Salah satunya adalah sukses itu perlu perjuangan, proses, dedikasi. Banyak yang sudah sukses di Oriflame ini, meraih peringkat peringkat tertentu atau memiliki bonus jutaan rupiah per bulannya. Tetapi banyak juga yang tidak menyukai prosesnya dan akhirnya memutuskan untuk menyerah. 
Cerita motivasi ini untuk teman teman yang sedang berjuang mewujudkan impiannya. Apa pun impian itu :). 


Di pagi hari buta, terlihat seorang pemuda dengan bungkusan kain berisi bekal di punggungnya tengah berjalan dengan tujuan mendaki ke puncak gunung yang terkenal.
Konon kabarnya, di puncak gunung itu terdapat pemandangan indah layaknya berada di surga. Sesampai di lereng gunung, terlihat sebuah rumah kecil yang dihuni oleh seorang kakek tua.
Setelah menyapa pemilik rumah, pemuda mengutarakan maksudnya “Kek, saya ingin mendaki gunung ini. Tolong kek, tunjukkan jalan yang paling mudah untuk mencapai ke puncak gunung”.
Si kakek dengan enggan mengangkat tangan dan menunjukkan tiga jari ke hadapan pemuda.
“Ada 3 jalan menuju puncak, kamu bisa memilih sebelah kiri, tengah atau sebelah kanan?”
“Kalau saya memilih sebelah kiri?”
“Sebelah kiri melewati banyak bebatuan.” Setelah berpamitan dan mengucap terima kasih, si pemuda bergegas melanjutkan perjalanannya. Beberapa jam kemudian dengan peluh bercucuran, si pemuda terlihat kembali di depan pintu rumah si kakek.
“Kek, saya tidak sanggup melewati terjalnya batu-batuan. Jalan sebelah mana lagi yang harus aku lewati kek?”
Si kakek dengan tersenyum mengangkat lagi 3 jari tangannya menjawab, “Pilihlah sendiri, kiri, tengah atau sebelah kanan?”
“Jika aku memilih jalan sebelah kanan?”
“Sebelah kanan banyak semak berduri.” Setelah beristirahat sejenak, si pemuda berangkat kembali mendaki. Selang beberapa jam kemudian, dia kembali lagi ke rumah si kakek.
Dengan kelelahan si pemuda berkata, “Kek, aku sungguh-sungguh ingin mencapai puncak gunung. Jalan sebelah kanan dan kiri telah aku tempuh, rasanya aku tetap berputar-putar di tempat yang sama sehingga aku tidak berhasil mendaki ke tempat yang lebih tinggi dan harus kembali kemari tanpa hasil yang kuinginkan, tolong kek tunjukkan jalan lain yang rata dan lebih mudah agar aku berhasil mendaki hingga ke puncak gunung.”
Si kakek serius mendengarkan keluhan si pemuda, sambil menatap tajam dia berkata tegas “Anak muda! Jika kamu ingin sampai ke puncak gunung, tidak ada jalan yang rata dan mudah! Rintangan berupa bebatuan dan semak berduri, harus kamu lewati, bahkan kadang jalan buntu pun harus kamu hadapi. Selama keinginanmu untuk mencapai puncak itu tetap tidak goyah, hadapi semua rintangan! Hadapi semua tantangan yang ada! Jalani langkahmu setapak demi setapak, kamu pasti akan berhasil mencapai puncak gunung itu seperti yang kamu inginkan! dan nikmatilah pemandangan yang luar biasa !!! Apakah kamu mengerti?
Dengan takjub si pemuda mendengar semua ucapan kakek, sambil tersenyum gembira dia menjawab “Saya mengerti kek, saya mengerti! Terima kasih kek! Saya siap menghadapi selangkah demi selangkah setiap rintangan dan tantangan yang ada! Tekad saya makin mantap untuk mendaki lagi sampai mencapai puncak gunung ini.
Dengan senyum puas si kakek berkata, “Anak muda, Aku percaya kamu pasti bisa mencapai puncak gunung itu! Selamat berjuang!!!

Sweden (gambar diambil dari google)
Jessica Santosa
Manager Consultant Oriflame Indonesia
087834442422
@jessicasantz 

Wednesday, July 10, 2013

Safir Senduk berbicara tentang bisnis MLM


Safir Senduk and Amir Mortazavi

Diambil dari sesi tanya jawab Safir Senduk dengan pembaca tabloid Nova.

Pak Safir yang terhormat,

Saya seorang ibu rumah tangga. Saya baru saja membaca tulisan Bapak tentang bisnis jaringan pemasaran, dan saya sangat tertarik sekali membacanya. Tapi kok, saya sering melihat ada banyak teman saya gagal menjalankan bisnis seperti itu. Saya juga berpikir, apakah saya bisa menjalankan bisnis seperti itu? Bisnisnya sih menarik, tapi ini lho, waktunya. Sebagai ibu rumah tangga yang punya dua anak yang masih kecil, apa saya bisa menjalankan bisnis seperti yang Bapak ceritakan?

Terus ada satu lagi. Ketika saya menunjukkan artikel Bapak kepada suami saya, dia mengatakan bahwa bisnis seperti itu bagus, tapi bisnis itu hanya biasa dijalankan oleh orang-orang dari kalangan ekonomi tertentu saja. Mungkin karena suami saya merasa bahwa dia sudah berkecukupan barangkali ya? Saya sendiri cukup tersinggung mendengarnya. Memang sih, sampai saat ini kami sekeluarga hidup berkecukupan. Tapi apa salahnya kami menjalankan bisnis itu? Sepanjang itu halal enggak apa-apa kan Pak Safir?

Mohon tanggapannya dan terima kasih banyak. Mudah-mudahan Pak Safir bisa terus memberikan informasi tentang bisnis-bisnis seperti ini sehingga orang seperti
saya bisa semakin terbuka pikirannya tentang adanya peluang-peluang untuk bisa
mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
N di Jakarta


JAWABAN :
Ibu N di Jakarta,
Senang sekali saya bisa mendapatkan surat dari Anda. Sebetulnya, kalau bicara apakah bisnis jaringan pemasaran itu bagus atau tidak, jawabannya jelas, bisnis itu bagus sekali. Bagus dalam arti bahwa potensi penghasilannya bisa sangat tidak terbatas, sampai bagus dalam arti bahwa bisnis tersebut bisa membantu mengubah sikap dan kepribadian seseorang menjadi lebih baik.


Namun demikian, walaupun banyak orang sudah tahu bahwa bisnis seperti itu bagus, masih saja ada mitos-mitos hal yang menghambat mereka untuk menekuninya. Di bawah ini saya akan menjelaskan beberapa di antaranya, dan bagaimana tanggapan saya terhadap keberatan-keberatan tersebut.

1. Banyak orang yang tidak berhasil dalam bisnis ini

Betul. Banyak orang yang gagal dalam menjalankan bisnis ini, tapi hal ini juga terjadi pada berbagai bidang bisnis lain. Buktinya, banyak juga kok orang yang berhasil menjalankan bisnis jaringan pemasaran. Masuknya Anda dalam bisnis jaringan pemasaran bukan berarti bahwa itu merupakan jaminan keberhasilan. Anda hanya bisa berhasil dalam bisnis seperti ini kalau Anda bekerja. Masalahnya, banyak orang yang masuk ke bisnis ini mengharapkan bahwa mereka bisa berhasil tanpa perlu bekerja. Itu jelas mustahil.

Jadi, ketidakberhasilan juga terdapat di bisnis apa pun. Kalau Anda mau melihat apakah ada orang yang sudah berhasil dalam menjalankan bisnis jaringan pemasaran, ada banyak pertemuan atau acara-acara yang diadakan oleh para kelompok distributor yang sudah berhasil yang bisa Anda hadiri. Di sana Anda bisa melihat contoh dari orang-orang yang sudah berhasil.


2. Bisnisnya bagus, tapi bukan untuk orang seperti saya

Itu namanya gengsi. Biasanya ada dua macam hal yang menyebabkan orang merasa gengsi dalam melihat peluang bisnis jaringan pemasaran. Gengsi yang pertama adalah karena bisnis jaringan pemasaran melibatkan penjualan secara langsung (direct selling), sehingga banyak orang merasa gengsi dalam menjual. Menjual dianggap tidak lebih bergengsi dibanding membeli, karena bagi sebagian orang, kegiatan menjual menunjukkan bahwa Anda tidak punya uang, sedangkan kegiatan membeli dianggap jauh lebih bergengsi karena membeli menunjukkan bahwa Anda punya uang.

Boleh-boleh saja kalau seseorang merasa gengsi melakukan kegiatan menjual dan lebih suka membeli saja. Tapi apa yang terjadi kalau Anda terus menerus membeli? Lama-lama uang Anda habis kan? Jadi, seseorang harus menjual untuk bisa mendapatkan sesuatu agar kelak dia bisa terus hidup dan membiayai pengeluaran-pengeluarannya.


Perlu diingat, semua orang hidup dari menjual sesuatu. Seorang dokter menjual jasa kedokteran kepada pasiennya. Seorang karyawan menjual keahliannya kepada perusahaan tempat dia bekerja. Malah pernah ada pepatah yang mengatakan bahwa pada prinsipnya hanya ada dua profesi di dunia ini, yaitu penjual dan pembeli. Penjual menjual sesuatu dan mendapatkan kompensasi berupa uang, sedangkan pembeli mengeluarkan uang untuk mendapatkan sesuatu. Anda pilih yang mana?


3. Saya sibuk dan tidak punya waktu

Kalau Anda datang ke acara-acara yang diadakan oleh para distributor dari perusahaan jaringan pemasaran, Anda bisa melihat bahwa kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang juga bekerja di tempat lain dan sangat sibuk. Beberapa di antara mereka malah memiliki jabatan yang cukup baik di perusahaan tempat mereka bekerja. Ada yang manajer, ada yang direktur, ada profesional, dan banyak lagi. Kebanyakan di antara mereka memang menjalankan bisnis ini secara part time atau sambilan, tetapi dengan kadar keseriusan yang sama seperti kalau mereka bekerja di kantor mereka.

Saya sering melihat bahwa orang yang mengatakan bahwa mereka sibuk, sebetulnya mereka bukannya sibuk, tapi tidak bisa mengatur waktu dengan baik dan tidak melakukan prioritas kegiatan secara benar. Kalau Anda menganggap bisnis jaringan pemasaran adalah bisnis yang bagus, bahkan bisa memberikan semacam royalti kepada anak cucu Anda, maka Anda pasti akan memprioritaskan waktu Anda untuk bisa menjalankannya, walaupun dengan waktu yang sedikit tiap harinya.

Jadi, tidak ada orang yang terlalu sibuk untuk tidak menjalankan bisnis ini. Yang ada adalah orang yang tidak bisa memprioritaskan waktu kerjanya dengan baik.


4. Ini bisnis piramid, yang masuk duluan pasti penghasilannya lebih besar daripada yang masuk belakangan.

Berdasarkan pengamatan saya, ini bukan bisnis piramid. Kalau Anda masuk di tahun 2010 misalnya, Anda punya kemungkinan berhasil yang sama besar kalau Anda masuk sekarang. Banyak orang menjalankan bisnis ini baru dua tahun lalu sudah bisa berhasil dan mendapatkan penghasilan yang cukup besar, padahal banyak yang belum berhasil walaupun sudah masuk lebih dulu. Jadi, ini bukan bisnis piramid. Mau lihat buktinya? Datang ke acara-acaranya.



5. Saya tidak berbakat menjual dan karena itu tidak bisa menjual

Seperti yang pernah saya tuliskan dalam nomor-nomor yang lalu, Anda tidak perlu punya bakat dan keahlian dalam menjual untuk bisa menjalankan bisnis jaringan pemasaran. Ini karena dalam bisnis jaringan pemasaran, Anda tidak disarankanuntuk fokus kepada kegiatan menjual, tetapi lebih kepada menjual sedikit, dan membangun jaringan orang-orang yang juga menjual sedikit.

Sistem yang sudah berhasil bahkan menyarankan agar Anda melakukan presentasi bisnis kepada orang-orang yang sudah Anda kenal, dan dari situ, bila mereka tertarik, mereka akan bergabung dibawah pensponsoran Anda.

Bila mereka tidak tertarik, bisa Anda berikan Brosur Produk dan Daftar Harga untuk selanjutnya Anda layani kebutuhan mereka setiap bulannya akan barang dan jasa Anda. Di situlah Anda tidak perlu punya keahlian menjual. Bahkan kalau Anda juga memakai produknya, Anda bisa dengan mudah menceritakan kelebihan produk tersebut dan menjadi pemakai produk. Bukan berarti menambah pengeluaran, tapi Anda hanya sekadar mengganti merk produk yang biasa Anda pakai di rumah.


Itu saja tanggapan saya Ibu N. Mudah-mudahan sukses selalu menyertai Anda. Selamat menjalankan bisnis jaringan pemasan

Tuesday, June 18, 2013

Wisata Kuliner Magelang and around : Montong Cafe

Bosen dengan kuliner Magelang yang itu itu aja, saya dan Raema memutuskan untuk mencoba ber-kuliner di Montong Cafe ini.Lokasi Montong Cafe ada di Mertoyudan Magelang. Tempatnya nyaman dan luas, benar benar berasa seperti di rumah ketimbang di restaurant. Area parkirnya juga luas dikelilingi dengan tanaman tanaman.

Montong Cafe menyediakan makanan makanan vegetarian. Berikut ini foto pesanan kami :D





Fetucini green. Rp13.000/ porsi. My fave so far

Pempek Montong. Dibuat dari vegetables. Rp 13.000/ porsi. Kuahnya asem pedes yum yum!

                                                                 Manggoberry juice. Rp 11.000/ gelas. Cocok buat yang doyan kecut kecut seger :D

Dady black peper. 

Info lebih lanjut cek http://www.facebook.com/montongcafe?fref=ts. Selamat menikmati...



Sunday, June 2, 2013

Kenali tipe kulit anda dan bagaimana cara merawatnya

Terdapat 4 jenis kulit yaitu berminyak, kering, normal dan kombinasi. Keempat jenis kulit tersebut membutuhkan perawatan yang berbeda. Termasuk kategori jenis kulit apakah Anda?

Untuk mengetahui jenis kulit Anda, tempelkanlah selembar kertas minyak pada dahi, hidung, pipi, dan dagu. Jika terdapat minyak yang menempel, maka kulit Anda adalah termasuk dalam kategori kulit berminyak. Jika hanya berminyak di sebagian dahi, hidung dan pipi maka termasuk kulit kombinasi. Jika tidak ada sama sekali bisa jadi kulit kering atau normal.

Sebaiknya jangan sampai salah menerapkan perawatan pada kulit Anda, karena hasilnya tidak akan maksimal. Berikut tips perawatan kulit berdasarkan jenis kulit masing-masing.

1. Perawatan kulit berminyak
Kulit berminyak cenderung berjerawat dan berkomedo. Pada cuaca yang lembab, kelenjar minyak menjadi lebih aktif. Hindari membersihkan kulit Anda dengan sabun terlalu sering.


2. Perawatan kulit kering
Saat musim dingin, kulit kering membutuhkan perawatan lebih. Kulit sangat sensitif pada sinar matahari dan mudah terkelupas sehingga harus tetap terjaga kelembabannya. Kulit kering akan lebih cepat menua.

3. Perawatan kulit kombinasi
Memiliki jenis kulit kombinasi membutuhkan perawatan khusus. Bagian wajah memiliki perawatan yang berbeda. Terdapat jenis kulit berminyak dan kering dalam satu wajah. Kulit berminyak terdapat pada dahi, hidung dan dagu dikenal dengan T-zone. Rawatlah bagian tersebut dengan perawatan kulit berminyak.

4. Perawatan kulit normal
Kulit normal biasanya jarang memiliki masalah, walaupun begitu harus tetap dirawat. Mereka yang memiliki kulit normal bisa memakai perawatan kulit berminyak atau kering.

Wednesday, May 1, 2013

Belajar untuk Bersyukur


Puji Tuhan, Mei 2013 saya akhirnya direkognisi sebagai manager! Aktif menjalankan bisnis di Oriflame selama 6 bulan aku sudah manager. Kalau diperusahaan perusahaan lain belum tentu bisa menjadi manager hanya dalam waktu 6 bulan saja ;). Bonus yang ditransfer Oriflame 600.000 rupiah.

Lihat deh cuma aku yang senyum cling, pake pamer jempol segala lagi. \:D/
 Senyumnya orang sukses nih  :p

Mungkin beberapa orang mikir 'heboh banget sih Jessica, cuma manager doank. Padahal cuma dapet duit 600.000 rupiah aja'. Ya emang udah heboh sejak gawan bayi sih hehe...

Selain itu saya pernah lihat foto pp di blackberry teman saya yang seperti ini



Yup. Berkat sekecil apapun syukurilah. Jujur, awalnya berat juga untuk mensyukuri bonus dari Oriflame yang hanya 50 ribu. Udah menghadapi stock kosong, customer rewel bonus cuma 50 ribu..haisshh capek deh, ya kan? Tapi aku inget picture ini dan bilang dalam hati 'gapapa kok 50 ribu, bersyukur dah dapet 50 ribu, ntar pasti Tuhan kasih rejeki yang lebih banyak lagi.' Setuju?

Saya pribadi sangat percaya dengan hal ini. Karena kalau kita bisa mensyukuri hal-hal yang kecil, pasti Tuhan akan kasih hal-hal besar. Bukan kah di agama kita, kita diajarkan untuk selalu bersyukur setiap waktu?

Bagaimana dengan teman-teman? Udah bersyukur belum hari ini?


Saturday, April 27, 2013

Oriflame, Pabrik Impian Bagian I

Oriflame itu pabrik impian. Banyak consultant Oriflame yang dapat mewujudkan impian-impiannya bersama dengan Oriflame. Salah satunya teman saya nih dari Bogor, Syarifah Baradja. Saya salut banget sama Mba Ipeh (panggilan akrabnya) ini. Semangatnya bikin saya merinding :D. Saya mau cerita dikit nih tentang Mba Ipeh ya. Dicontoh ya semangat kerjanya. 
Mba Ipeh 
Awal Gabung di Oriflame 

Setelah berhenti kerja, Mba Ipeh kerjain bisnis-bisnis ngga jelas (ngga jelas karena saking banyaknya :P), selama itu ditawarin temen kuliahnya, Virgilia, untuk ikutan Oriflame. Tapi saat itu Mba Ipeh ngga tertarik karena udah join Oriflame dan ngga aktif. 

Ngga lama Mba Ipeh ngeliat temennya pegang cashward 7 juta. Mupeng lah dia (ini bahasanya Mba Ipeh loh teman teman) akhirnya dia mau join Oriflame lagi di jaringan temannya itu. Walaupun awalnya ngerjain Oriflame masih setengah hati tuh. Antara ya dan tidak dan selingkuh dengan bisnis ini itu.

Setahun ngerjain bisnis Oriflame ini setengah hati jadi posisinya hanya sebagai consultaaaant terus (ngga bosen mba?). Entah apa yang terjadi sejak October Mba Ipeh mulai semangat untuk ngejar 7 jutanya, start dari awal, belajar lagi, perbaiki sistem kerja dan semangat ngejar Director.

Mulai dari November 2012 6% teeerrrus naek ngga berhenti akhirnya April 2013 Senior manager. Yang harus kita pelajari dari Mba Ipeh: "biarin downline2 ninggalin kita, yg penting kita ga ninggalin bisnis kita sendiri.".


Friday, April 12, 2013

PEDE PRESENTASI

Setelah join business luar biasa, Oriflame, presentasi kerjaan wajib yang harus aku lakukan tiap hari. Entah itu 1 on 1 presentasi, atau small group presentasi. Kalau presentasi di depan big group belum ada kesempatan dan ngga tau berani atau ngga. Di bawah ini ada beberapa trick untuk mengatasi rasa takut tampil di depan umum. Yuk belajar bareng bareng :)

1. Berlatih..berlatih...dan berlatih lagi
Practice makes perfect. Kalau perlu ajak teman dekatmu untuk menjadi audience dan minta mereka untuk memberikan feedback jujur mengenai kelebihan dan kekurangan kita.


2. Mulai dari skala kecil
sebelum berbicara di depan ratusan orang, lebih baik kita melatih kemampuan berbicara kita di depan small group dulu. Misalnya: kelompok kerja.

3. Berdamai dengan kesalahan
komputer aja bisa eror. Apa lagi kita. Gugup atau kesalahan teknis adalah risiko yang mesti dihadapi. Coba gunakan humor untuk menutupi kesalahan sambil pede melanjutkan presentasi.

4. Memahami, bukan menghafal
penting untuk memahami isi materi yang akan kita presentasikan. Kalau ada yang tidak dimengerti lebih baik tanyakan ke orang yang lebih mengerti.

5. Senyum
senyum tidak hanya membantu Anda merasa lebih baik, audience pun terstimulasi memberikan respon yang positif.

6. Belajar dari pengalaman
Kemampuan public speaking tidak didapat dalam waktu semalam. Jalani prosesnya, seperti berlatih, konsultasi serta formulasikan ide dengan baik.

7. Penampilan penting
Ngga perlu mahal, yang penting bersih, rapi dan menarik. Coba deh rangkaian toiletteries dan parfum dari Oriflame yang membuat kamu bersih, dan make upnya yang membuat kamu menarik. (ujung ujungnya jualan nih wkwk :D)

Sekian dulu, ntar diupdate deh kalau ada yang kelupaan. Moga moga berguna buat yang baca ya...

Sunday, January 6, 2013

Dare to dream: berat badan ideal


Mulai 5 Januari 2013 yang lalu saya memulai resolusi saya ini dengan meminum Nutrishake dari Oriflame setiap pagi sebagai penganti sarapan. Setelah meminum Nutrishake saya merasa kenyang. Jadi secara otomatis porsi makan saya berkurang. Selain dengan meminum Nutrishake setiap pagi sebagai pengganti sarapan, saya juga mengurangi karbohidrat dan memperbanyak sayuran dan buah-buahan. Selain itu saya juga berolahraga renang setiap hari Senin, Rabu dan Jumat. Target saya adalah 5 kg untuk bulan Januari. Tetap semangat!

Ayo diet sehat bersama dengan Oriflame. Contact me untuk info tentang diet sehat dengan Nutrishake Oriflame.


Welcome 2013

Seminggu sudah berlalu sejak hari pertama tahun 2013. Tapi tetap tidak terlambat untuk membicarakan tentang New Year Resolution. Setelah berfikir tentang resolusi di tahun baru ini akhirnya saya membuat keputusan. Resolusi tahun baru saya:
1. Berat badan idaman.
2. Director untuk bisnis saya, Oriflame
3. Kebebasan finansial sebelum usia 30 tahun.

Saya mau cerita kenapa resolusi resolusi ini muncul, yuk dimulai satu persatu.
1. Berat badan idaman.
Berat badan saya jaaaauh dari normal. Padahal waktu saya masih sma, berat badan saya tergolong normal.
2012, dengan berat jauh dari normal.
Saya waktu SMA


Tetapi setelah beberapa tahun menjalani diet yang sembarangan dan malas untuk berolahraga, berat badan saya naik 30 kilo! Rasanya badan cepat capek dan gampang sakit. Gerakan saya pun kurang gesit. Apalagi setelah mengikuti seminar kesehatan, saya semakin sadar untuk menjalani diet yang sehat dan berolahraga. Saya sudah mulai menjalani diet sehat dan olahraga sejak tahun 2012. Tetapi komitmen saya kurang sehingga hasil yang saya dapatkan kurang maksimal.Jadi di tahun yang baru dengan semangat yang baru saya PASTI BISA mendapatkan berat badan ideal di tahun ini.

2. Director Oriflame
Me and Bu Indah
Suatu pagi saya ditelfon oleh upline saya, Bu Indah, "miss, ikut success seminar Oriflame di Jakarta yuk. Gratis cuma bayar transport ke Jakarta aja. Hotel juga disediakan dari Oriflame." Jalan-jalan gratis siapa sih yang ga mau, pikir saya. "ok bu, I am in."
Ternyata success seminar Oriflame 2012 mengubah impian saya. Saya melihat sendiri orang orang yang success di Oriflame secara langsung. Gaji bulanan yang jutaan, cashward yang jutaan juga. Siapa sih yang tidak tergiur? Selama seminar berlangsung, saya berfikir 'saya mau seperti mereka, kalau bisa saya juga mau naik panggung memberi motivasi ke oriflamers lainnya'. Karena itu saya menetapkan hati saya untuk menjalankan business di Oriflame.
Di Oriflame ada beberapa jenjang karir, diawali dengan consultant kemudian manager kemudian senior manager kemudian director. Maka itu saya memasang target untuk meraih posisi director di tahun 2013 ini.

3. Kebebasan finansial sebelum usia 30
Keinginan saya untuk menjadi Director di Oriflame membuat saya membaca buku buku motivasi. Salah satunya adalah "Mimpi Sejuta Dollar" dari Merry Riana.
Sekilas tentang Merry Riana, awalnya beliau seorang mahasiswa yang terpaksa harus kuliah di Singapore dengan kemampuan finansial yang amat minim. Kemudian dengan usaha dan kerja kerasnya beliau bisa mendapatkan income sebesar 1 juta dollar pada usia 26! Dan sebelum usia 30 beliau sudah meraih resolusi untuk mendapatkan kebebasan finansial sebelum usia 30.
Saat ini saya masih berusia 25 tahun, jadi saya mempunyai waktu 5 tahun untuk membuat resolusi ini menjadi nyata.

Demikian resolusi resolusi yang saya buat di awal tahun 2013 ini. Apa resolusimu? Apapun resolusi yang kamu buat, percaya lah pada setiap mimpi mimpi mu itu. Jangan takut untuk bermimpi. Dream boundles, dream the impossible. Kamu pasti bisa! Semangat!